Ribuan Wisman Diprediksi Long Weekend di Batam pada Puncak Libur Akhir Tahun

Aldy Rabu, 28-12-2022 | 12:44 WIB Destinasi
pel-btc2.jpg Aktivitas penumpang di Pelabuhan Batam Center pada Juni 2022. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ribuan wisatawan mancanegara (Wisman) Singapura dan Malaysia, diprediksi akan long weekend atau menghabiskan liburan panjang di Kota Batam, pada puncak libur akhir tahun.

"Jumlah kunjungan Wisman melalui pelabuhan internasional diperkirakan mengalami kenaikan hingga 50 persen, dibandingkan dengan jumlah kunjungan hari biasa," ujar Kepala Dinas Pariwisata Batam, Ardiwinata, melalui sambungan telepon, Rabu (17/12/2022).

Ardiwinata menjelaskan, lonjakan kunjungan diprediksi lebih baik Desember ini, bila dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya. Selama peak season, diprediksi jumlah kunjungan mencapai ribuan Wisman baik dari Singapura, maupun Malaysia.

"Kalau angka pasti tentu harus tunggu data dulu dari Imigrasi berapa manifest kedatangann Wisman ke Batam. Namun untuk prediksi kedatangan sudah pasti ribuan orang," jelasnya.

Baik tingkat hunian hotel, maupun efek domino terhadap UMKM, Ardi mengungkapkan, target Wisman untuk long weekend di Batam, selama momen liburan menyambut pergantian tahun bisa berdampak baik terhadap perkembangan sektor wisata di Batam secara keseluruhan.

Untuk tingkat hunian sampai saat ini, hampir semua hotel sudah terisi penuh. "Tentu hal ini sangat diharapkan bisa terus berlangsung. Operator kapal juga sudah bersiap menyambut lonjakan kedatangan wisman, dengan menambah trip perjalan Singapura-Batam atau sebaliknya," sebut Ardi.

Berdasarkan data 2019 lalu, Ardi melanjutkan, angka kunjungan di Bulan Desember mencapai 150-250 ribu orang. Hal tersebut terjadi karena masih ada pemberlakuan Visa on Arrival (VOA).

Sehingga potensi Wisman yang masuk tidak saja dari Singapura dan Malaysia, namun juga ada dari negara Korea Selatan, China, Amerika Serikat, Inggris, dan beberapa negara lainnya.

Untuk itu, pihaknya sudah meminta kepada Pemerintah Pusat untuk melakukan relaksasi aturan, untuk menunjang kedatangan Wisman di akhir tahun ini. "Harga tiket juga masih menjadi persoalan hingga kini. Kedua persoalan tersebut sudah disampaikan ke pusat," katanya.

Dengan Batam sebagai kota destinasi wisata nomor dua di Indonesia, diharapkan segera bisa meraih kejayaan pariwisata seperti 2019 lalu. "Karena aturan VOA tersebut, Batam hanya mengharapkan wisman dari Singapura, dan Malaysia sampai penutup tahun ini," jelas Ardi.

Ia menargetkan 500 ribu Wisman berkunjung ke Batam tahun ini. Pergerakkan wisman ke arah positif sudah mulai berlangsung sejak Juni lalu.

"Alhamdulillah semua berproses lah untuk kembali sampai era kejayaan pariwisata di Batam," ungkap mantan Kabag Humas Pemko Batam ini.

Untuk menyemarakkan edisi libur tahun baru kali ini, Ardi menambahkan, pihaknya tengah berupaya mematangkan rencana kegiatan Batam Expo. Event ini diharapkan bisa menjadi hiburan bagi masyarakat lokal, dan Wisman.

"Ada event, hanya lagi dimatangkan dulu. Nanti saya lapor Pak Wali dulu. Semoga disetujui eventnya," tutup Ardi.

Editor: Gokli