Semarak Ritual Arakan Ogoh-ogoh Jadi Tontonan Warga

CR-13 Selasa, 28-03-2017 | 19:50 WIB Event
ritual-ogoh-ogoh-di-Bintan.gif

Saat ritual arakan ogoh-ogoh di simpang Lagoi (Foto: CR13)


BATAMTODAY.COM, Bintan - Merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939, ratusan umat Hindu yang berada di Simpang Lagoi dan sekitarnya mengarak patung berukuran besar atau ogoh-ogoh dari Simpang Lagoi menuju Lapangan Bola Kota Baru, Senin (27/3/2017). Kemudian pada pukul 20.00 WIB patung yang menggambarkan kepribadian Bhuta kala itu, dibakar.

Upacara penyambutan Hari Raya Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1939 di Bintan ini, menarik perhatian masyarakat. Bahkan masyakat yang berekreasi juga menyempatkan diri untuk melihat ritual patung yang menyeramkan itu.

"Sengaja saya dari Tanjungpinang datang ke sini, pengen lihat ritual Hari Raya Nyepi, dengan arakan patung raksasa yang menyeramkan. Pemendangan ini sangat jarang sekali dilihat," ungkap Suhardi kepada BATAMTODAY.COM.

Usai diarak, patung ogoh-ogoh yang menggambarkan kepribadian Bhuta dibakar (Foto: CR13)

Tidak hanya Suhardi, warga lainnya, Dita, juga ikut hadiri untuk melihat langsung upacara yang tergolong unik tersebut. Sebelumnya Dita mengaku hanya mendengar dan melihatnya di televisi saja.

"Saya memang pernah lihat, namun hanya di TV saja, kali ini benar-benar saya melihat langsung melalui kasat mata saya dan rasa penasaran akhirnya terobati," ujar Dita.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pemkab Bintan, Junisman, yang hadir dan melepas pawai ogoh-ogoh menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Nyepi kepada segenap umat Hindu di Bintan. Dengan perayaan Hari Nyepi kali ini, ia pun berharap bisa mempererat silahturahmi sesama umat beragama, khususnya di Bintan.

"Semoga Nyepi tahun ini bisa terus membawa kebaikan dan kebahagian bagi seluruh umat yang merayakannya," ucap Junisman.

Editor: Udin